Pages

 
Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Thursday, May 23, 2013

Blue Ocean Strategy, Strategi Bisnis Paling Ampuh yang Dipakai Berbagai Perusahaan Besar Dunia

0 komentar

 
Pernahkah anda suka dengan seseorang dan berharap dia menjadi kekasih anda, akan tetapi yang berharap si dia menjadi kekasihnya bukan cuma anda saja, bahkan bisa jadi teman anda sendiri juga suka dengannya? Sedangkan penampilan anda dengan orang lain yang suka dengannya juga tidak jauh berbeda. Sebagian besar dari kita pasti pernah mengalaiminya. Mengetahui ternyata banyak yang suka juga dengan dia, lalu apa yang akan anda lakukan? Mundur karena minder? Tetap maju dengan kemampuan yang ada, walaupun tidak jauh berbeda dengan yang lain?  Atau mencoba tampil beda ?

Usaha perusahaan/produsen dalam mendapatkan hati konsumennya juga tidak jauh berbeda dengan cara diatas. Dan pilihan langkahnya pun juga sama. Kalau anda memilih untuk tampil beda, anda sudah mulai menerapkan langkah awal dari Blue Ocean Strategy atau Strategi Lautan Biru. Strategi ini di perkenalkan oleh W. Chan Kim dan Renee Mauborgne dalam bukunya dengan judul yang sama, yaitu Blue Ocean Strategy.
Blue Ocean Strategy merupakan sebuah strategi untuk melepaskan kita dari sebuah kondisi yang disebut Red Ocean (Lautan Merah). Kondisi Red Ocean adalah sebuah kondisi dimana terjadi persaingan yang sangat ketat untuk mendapatkan pasar yang sama dengan kompetitor.  Yang membuat Red Ocean ini menjadi  kompetisi sengit adalah karena yang terjadi pada pasar tersebut, permintaan lebih sedikit dari pada penawaran. Akibatnya persaingan dengan kompetitor menjadi sangat ketat dan bisa saja antar pesaing saling menghancurkan.

Pada Blue Ocean kondisinya berbanding terbalik dengan Red Ocean. Disini persaingan nyaris tidak ada, karena diawali dengan berani tampil beda tadi.  Karena sudah tergolong beda dengan kompetitor sebelumnya, sehingga pasar yang tertarik dengan produk kita tergolong khusus juga. Inilah yang menyebabkan permintaan menjadi lebih tinggi. Contohnya Blackberry (BB), secara fungsional dia sama dengan handphone yang lain, bahkan cenderung lebih minimalis dibanding handphone multimedia lainya. Namun BB menerapkan Blue Ocean Strategy pada sisi messenger dengan mengusung BBM (Blackberry Messenger). BB berani tampil beda, sehingga persaingan sesama produsen handphone yang terjadi saat itu menjadi tidak berarti untuknya. Pasar sangat antusias dalam merespon produk-produk BB sehingga permintaan menjadi sangat tinggi, terutama di Indonesia.
Dalam menerapkan Blue Ocean Strategy, dikenal yang namanya 4(empat) tindakan. Pertama Eliminate (Hapuskan), yaitu menghapuskan unsur-unsur yang tidak bernilai dari produk. Kedua Reduce (Kurangi), yaitu mengurangi unsur-unsur yang nilainya kurang tapi masih diperlukan. Ketiga Raise (Tingkatkan), yaitu meningkatkan unsur-unsur yang akan dijadikan keunggulan dari produk hingga diatas standar industri yang ada. Keempat Create (Ciptakan), menciptakan hal-hal baru yang belum pernah ada di industri tersebut.

4(empat) tindakan inilah yang menjadi dasar dalam mengimplementasikan Blue Ocean Strategy. Apakah boleh menambah tindakan baru ? Selama itu relevan dan membuat sebuah keunggulan, why not?


Selain strategy canvas, kita bisa melakukan blue ocean strategy dengan menggunakan Four Action Framework. Aksi empat elemen ini merujuk pada hal berikut :

1. Eleminasi : Faktor (fitur) apa yang taken for granted, namun sebenarnya bisa dieliminasi? Dalam industry Anda, fitur apa yang sebenarnya tidak begitu penting namun karena kebiasaan, selalu ditawarkan kepada pelanggan.

2. Mengurangi : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya dikurangi jauh di bawah standar industri? Dalam industri Anda, fitur apa yang sebaiknya dikurangi karena tidak memberikan value yang tinggi kepada pelanggan.
3. Meningkatkan : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya ditingkatkan jauh di atas standar industri? Dalam industri Anda, fitur apa yang sebaiknya diberikan karena mampu memberikan value yang sangat tinggi kepada pelanggan; meski mungkin fitur ini sudah ditawarkan oleh para pesaing.

4. Menciptakan : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya diciptakan yang belum pernah ditawarkan oleh industri? Dalam industri Anda, fitur baru apa yang sebaiknya diciptakan; fitur baru yang mampu memberikan value tinggi kepada pelanggan, dan selama ini belum pernah ditawarkan oleh pelanggan.








http://ekonomi.kompasiana.com

http://rajapresentasi.com
Read more...

Sunday, May 19, 2013

Bisnis Inspiratif, Orang ini Olah Kulit Pisang Jadi Kerupuk

0 komentar



Kulit pisang selama ini hanya dibuang di tempat sampah atau untuk pakan sapi maupun kambing. Bahkan, jika dibuang sembarangan dapat menyebabkan orang terpeleset.

Kulit pisang yang tidak punya nilai ekonomis itu, ternyata di tangan Lasio (58), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diolah kembali menjadi kerupuk.

Meski hanya dari kulit pisang, kerupuk kulit pisang hasil olahan Lasio ini terbilang lezat, gurih, dan sedikit sepat di lidah.

Lasio yang juga sebagai ketua Koperasi Agro Murasa Boga Bantul (Amboy), Sidomulyo, Bambanglipuro ini juga pernah menciptakan keripik bonggol pisang dengan berbagai varian rasa.

Meski baru ditemukan sekitar April lalu, bahkan belum memasarkannya dalam jumlah banyak, ia tetap memperbolehkan masyarakat mengintip resep pembuatan kerupuk kulit pisang miliknya. Ternyata tidak sulit, hampir sama dengan pembuatan kerupuk lainnya.

"Pertama, kulit pisang yang masih hijau mentah dicuci terlebih dahulu, kemudian direbus sekitar setengah jam. Setelah ditiriskan, kulit tersebut kemudian dipotong dan diblender untuk diperas airnya," katanya kepada VIVAnews, Selasa 14 Mei 2013.
Ampas kulit yang sudah halus, kemudian dicampur dengan komposisi adonan, yakni tepung tapioka 60 persen berbanding kulit pisang 40 persen, serta bumbu dua macam yakni bawang putih dan garam. Jika berminat, bisa ditambah campuran ebi, daun bawang, seledri, atau terasi.

"Adonan diulet dan dibungkus daun atau plastik seperti lontong untuk kemudian dimasukkan ke kulkas. Setelah itu, lontong kulit pisang tadi dikukus selama dua jam, untuk diiris tipis, dijemur kemudian digoreng," jelas Lasio.

Dalam pembuatan kerupuk kulit pisang, Lasio mengaku sempat menemui kendala seperti saat direbus hancur, karena seharusnya dikukus. Selain itu, sulit diiris karena tidak didinginkan dalam kulkas terlebih dahulu.

Menurut dia, sebaiknya kulit pisang yang digunakan masih mentah, karena kalau sudah matang akan lembek dan hitam. "Meski hanya kulit, kerupuk ini sudah diteliti kandungan gizinya oleh Universitas Gadjah Mada. Hasilnya positif, jadi tidak perlu diragukan," ujarnya.

Lasio mengaku belum memasarkan produknya, melainkan hanya menjual kepada para tetangga. Satu kilogram kerupuk mentah dibanderol Rp25 ribu atau Rp50 ribu untuk kerupuk yang sudah matang. Kerupuk yang masih mentah bisa tahan hingga enam bulan untuk disimpan.

"Nantinya, temuan kerupuk kulit pisang ini akan saya ikut sertakan dalam penilaian anugerah iptek kearifan lokal mewakili DIY pada Juni mendatang," tuturnya.









http://bisnis.news.viva.co.id
Read more...

Thursday, December 20, 2012

Lima Cara Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Pada Anak

0 komentar


Di balik kesuksesan para pengusaha saat ini, tidak terlepas dari peran orang tua yang sejak dini memberikan semangat berwirausaha.

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya akan tumbuh dewasa dan sukses. Jiwa wirausaha dewasa ini sangat penting ditanamkan sejak dini untuk menyiapkan anak dalam menghadapi kompetisi dan sukses menjadi pengusaha.

"Ini semua tentang membentuk perilaku anak. Keterampilan emosional sangat penting dan membantu anak menjadi lebih baik," kata peneliti psikiatri anak dari New York University Langone's Child Study Center, Andrea Vazzana, seperti dikutip dari Entrepreneur.com, Jumat 14 Desember 2012.

Berikut lima tips untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dalam diri anak:

1. Latih anak untuk memecahkan masalah secara efektif

Untuk mempersiapkan anak-anak dalam menemukan ide bisnis dalam kehidupan sehari-hari, maka kemampuan memecahkan masalah harus diasah sejak kecil. Ketika anak menemukan masalah, bersama orang tua saling bertukar pikiran untuk mencari kemungkinan solusi, menimbang pro kontra, dan memilih pilihan terbaik.

2. Bantu anak belajar dari kegagalan

Sebagai orang tua, Anda bisa membimbing anak untuk mencoba, jika gagal, mempelajari lagi, coba lagi hingga berhasil. Kegagalan adalah keterampilan penting bagi pengusaha. Latih anak untuk dapat menerima kritik dan bantu belajar anak Anda untuk keterampilan lebih baik.

Namun, biasanya anak lebih sensitif terhadap kritik, untuk itu orang tua disarankan untuk menyelipkan kata-kaa pujian. "Sehingga anak tidak begitu merasa keras dikritik, namun tetap bisa mengambil pesan positif," katanya.

3. Latih anak membuat keputusan

Latih anak membuat keputusan dengan cara mengajukan dua pilihan kepada sang anak dan biarkan sang anak untuk memilih. Melatih membuat keputusan dapat menambah kepercayaan diri anak. Ketika beranjak dewasa, mereka dapat membuat keputusan besar. 

4. Menumbuhkan rasa keahlian dalam mengambil risiko.

Ketakutan utama bagi wirausaha pemula adalah mengambil keputusan berisiko besar, namun setelah itu akan terbiasa. Untuk itu, anak sejak kecil harus diberikan keleluasaan guna mengatasi ketakutan utama yang dihadapi anak.

Untuk pertama kali anak menghadapi risiko besar, orang tua dapat membimbing. Kemudian secara perlahan, anak masuk masa transisi dan menuju kemandirian dengan diberikan berbagai tugas yang semakin sulit.

Dengan mengatur tingkat kesulitan dan sang anak berhasil melaluinya, akan memberikan rasa percaya diri untuk mengambil risiko. Perlahan anak akan ahli dalam setiap keputusan yang diambil.

5. Ajarkan anak untuk memberikan pendapat

Anak-anak sejak kecil diajarkan untuk mengikuti aturan tanpa boleh memberikan pendapat, hal ini dapat menghambat jiwa kewirausahaan. Seharusnya anak-anak diajarkan untuk memberikan pendapat secara konstruktif dengan dilatih memberikan alasan yang jelas.

"Orang tua dapat memberikan contoh cara berbicara yang baik. Perilaku orang tua akan membantu anak memahami bagaimana caranya mengutarakan pendapat dan kapan mengikuti aturan," katanya.


http://bisnis.news.viva.co.id
Read more...

Sunday, September 2, 2012

7 Kebiasaan Buruk Pekerja Keras

0 komentar

Di jaman sekarang, banyak orang bekerja sangat keras hingga lupa untuk beristirahat, terutama untuk pekerja kantoran. Karena kebiasaan bekerja keras di kantor, seseorang bisa terus merasa sibuk, meski telah tiba di rumah. tanpa disadari, Anda mungkin bekerja lebih keras dan lebih lama demi mencapai keberhasilan.

Namun anda tentu tahu bahwa bekerja terlalu keras dapat membahayakan kesehatan. Hasil jerih payah yang diperoleh dari pekerjaan yang kita lakukan bisa habis seketika, jika mengalami sakit akibat terlalu lelah bekerja.

Para pecandu kerja, seringkali melakukan hal-hal buruk yang membuat kesehatan mereka kian menurun dari hari ke hari. Berikut tujuh kebiasaan buruk bagi si ‘workaholic’, yang harus segera dihilangkan:

1. Lupa untuk bersantai
Ini bisa menyebabkan stres. Padahal jika meluangkan waktu untuk bersantai sejenak, Anda bisa lebih waspada dan termotivasi. Terlalu banyak tekanan atau stres kronis justru membuat seseorang tidak produktif.

2. Makan di perjalanan
Antara rapat, panggilan konferensi, dan tenggat waktu, sering membuat seseorang lupa untuk meluangkan waktu makan siang yang sehat. Mengonsumsi makanan pun perlu dalam keadaan tenang tanpa dirundung rasa cemas dan tergesa-gesa. Ini penting agar kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi mudah diserap tubuh dan menjadikan seseorang lebih produktif, terutama untuk menciptakan ide cemerlang demi hasil pekerjaan yang baik.

3. Menunda tidur untuk pekerjaan
Seorang profesional yang super sibuk pun tetap butuh istirahat sebanyak tujuh sampai sembilan jam tidur setiap malam. Kehilangan waktu tidur dapat menyebabkan iritabilitas, kesulitan berkonsentrasi, dan masalah memori. Hal ini juga bisa dikaitkan dengan obesitas.

4. Tidak ada waktu untuk berolahraga
Melakukan olah raga minimal 30 menit setiap hari sangat penting untuk kesehatan saat ini dan jangka panjang Anda.

5. Tetap bekerja ketika sakit
Banyak orang datang ke kantor untuk bekerja walaupun sedang sakit. Namun, ada tiga alasan penting saat sakit Anda perlu tetap di rumah. Pertama, tak seorang pun ingin Anda menjadi penyebar kuman dan penyakit di kantor. Kedua, Anda sudah pasti jadi kurang produktif dan ketiga, Anda perlu istirahat agar bekerja lebih baik.

6. Minum alkohol (terlalu banyak)
Minum berlebihan dapat menyebabkan alkoholisme, penyakit hati, dan beberapa bentuk kanker.

7. Melewatkan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan
Hal ini wajib Anda lakukan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah orang lain mengembangkan penyakit, dan mendapatkan perawatan yang terbaik jika Anda memiliki kondisi tubuh yang rentan terhadap penyakit. Anda perlu tahu apa yang terjadi dalam tubuh.



Read more...

Sunday, March 11, 2012

Peluang Usaha Menjanjikan di Tahun 2012

0 komentar
Saat ini telah memasuki bulan maret di tahun 2012, mari kita simak apa saja peluang bisnis yang terus mengalami peningkatan. Berikut ini adalah peluang usaha 2012 yang diperkirakan akan menjadi tren dan salah peluang tersebut dapat Anda ambil untuk dijadikan bisnis 2012.


1. Bisnis kuliner




















2. Binis pakaian
Tren fashion terus berkembang dari waktu ke waktu. Setip saat, bermunculan mode-mode pakaian baru. Orang-orang yang selalu mengikuti tren mode, senantiasa mengubah penampilan, termasuk pakaian mereka, menyesuaikan dengan gaya yang sedang tren. Jelas ini merupakan peluang bisnis 2012 yang sangat menjanjikan untuk diambil.











3. Aksesori
Tren fashion tidak dapat berdiri sendiri. Tren pakaian merupakan satu paket dengan tren akserori, seperti gelang, kalung, tas, sepatu, ikat pinggang, dan pernak-pernik lainnya. Ini berarti, peluang usaha di bidang aksesori pun diperkirakan juga menjadi peluang usaha 2012 yang menjanjikan, sebagaimana bisnis pakaian.












4. Laundry
Laundry adalah solusi mudah dan murah untuk masalah pakaian kotor, sprei, karpet, bad cover, dan sejenisnya. Ketimbang berjibaku dengan pakaian kotor yang menggunung, orang-orang sekarang memilih menyerahkannya ke laudry dan menerimanya kembali dalam kondisi bersih, wangi, dan rapi, hanya dengan membayar yang tidak terlalu mahal.



Read more...